Tak banyak rumah bersalin yang berkembang menjadi sebuah rumah sakit besar. Mungkin satu-satunya contoh adalah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Hermina. Hadir dari sebuah rumah bersalin yang terletak di Jatinegara, Jakarta pada tahun 1967, Hermina kini beranak-pinak membawahi 21 rumah sakit yang tersebar di Indonesia. Namun, 30 tahun berselang, Hermina melakukan repositioning menjadi Rumah Sakit Umum (RSU). Apa alasannya?
Showing posts with label Tentang Hermina Group. Show all posts
Showing posts with label Tentang Hermina Group. Show all posts
Mar 3, 2016
Oct 30, 2015
Bisnis Rumah Sakit Makin Menggiurkan, Creador Incar Saham RS Hermina
JAKARTA, KOMPAS.com - Naiknya belanja kesehatan masyarakat membuat bisnis rumah sakit di Indonesia dilirik banyak investor. Salah satu investor yang akan masuk ke bisnis ini adalah perusahaan investment banking Creador.
Creador merupakan investment banking yang memfokuskan pada investasi ke berbagai perusahaan di India, Malaysia, Indonesia dan Singapura.
Seorang bankir investasi mengungkapkan Creador tengah menyiapkan strategi untuk masuk ke bisnis kesehatan dengan mengincar saham RS Hermina. Saat ini proses pembicaraan masih dilangsungkan.
"Kemungkinan hanya akan mengincar saham minoritas, karena selama ini Creador tak pernah menjadi pemilik saham mayoritas di perusahaan-perusahaan yang dimasuki. Masuk ke Hermina karena bisnis rumah sakit di Indonesia sangat prospektif," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (28/9/2016).
Dia mengungkapkan dana yang disiapkan untuk membeli saham RS Hermina cukup besar. Namun dia tak bersedia merinci secara detail nilai yang akan dialokasikan. "Bisa di atas Rp 100 miliar. Saat ini saham RS Hermina sebagian dimiliki oleh perorangan, yakni para dokter," jelasnya.
Saat dikonfirmasi mengenai informasi tersebut, Managing Director Creador Indonesia Cyril Noerhadi tak merespon konfirmasi Kompas.com.
Creador sebelumnya telah melakukan penyertaan modal melalui private placement ke berbagai perusahaan di Indonesia, yakni operator TV kabel MNC Sky Vision, produsen makanan ringan merek Simba, BFI FInance, serta yang terakhir adalah Bank Index Selindo.
Creador juga pernah masuk ke jaringan restoran yang berbasis di Malaysia, OldTown White Coffe (OldTown).
Di luar itu, Creador juga menanamkan modalnya ke perusahaan keuangan yang berbasis di India, Chola. Selain itu juga memegang saham di perusahaan fashion Malaysia Bonia Group.
Sementara itu, RS Hermina didirikan pada tahun 1967, dan saat ini telah memiliki 25 jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Editor : Bambang Priyo Jatmiko
Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/09/29/055300026/Bisnis.Rumah.Sakit.Makin.Menggiurkan.Creador.Incar.Saham.RS.Hermina
Posted by
Riky Rey
Oct 20, 2015
Investor dan Dokter Datang Meminang Hermina Hospital Group untuk Buka Cabang
![]() |
| dr Hasmoro |
Usia yang panjang menjadikan grup rumah sakit ini memiliki banyak pengalaman dan sangat dikenal oleh masyarakat sebagai spesialis rumah sakit ibu dan anak. Menurut Hasmoro, Presiden Direktur Hermina Hospital Group, rumah sakitnya selalu memberikan pelayanan yang terbaik (service excellent). Dengan upaya tersebut, rumah sakit ini terus berkembang.
Kini, jumlahnya mencapai 18 cabang yang tersebar di berbagai kota. Jumlah ini akan terus bertambah, seiring dengan sejumlah permintaan cabang baru ataupun permintaan kepada grup ini untuk mengelola rumah sakit yang hidup segan mati tak mau, demikian Hasmoro mengistilahkan. Berikut penuturan Hasmoro kepada Rif’atul Mahmudah.
Bagaimana persaingan industri kesehatan saat ini, baik dengan sesama RS lokal maupun dengan RS asing?
Persaingannya memang ketat saat ini. Karena industri perumahsakitan sudah dibuka untuk modal asing. Dari LN pun banyak yang masuk kemari. Jadi, memang ketat, sehingga kalau dikelola setengah-setengah akan kolaps.
Apakah dengan banyaknya RS dari luar negeri yang promosi ke Indonesia turut mengurangi pelanggan RS lokal.
Promosi pasti mempengaruhi. Belum ada survei tentang itu. Tetapi secara teoritis tentu mengurangi. Tetapi, masyarakat kita sudah mulai pintar. Yang terpengaruh iklan adalah masyarakat menengah ke atas. Masyarakat menengah ke bawah tidak. Masyarakat menengah ke atas ini kritis. Mereka akan melihat fakta di lapangan. Kalau RS dari luar negeri bagus, mereka akan ke sana. Tetapi kalau di Indonesia ini juga dinilai bagus, jadi tidak kena pengaruh.
Apakah menurut Anda perusahaan-perusahaan farmasi yang kini juga masuk ke bisnis health care seperti membangun RS atau klinik juga turut menambah berat persaingan?
Secara teoritis iya. Tetapi dalam praktiknya, Hermina bisa tumbuh terus.
Bagaimana strategi RS Anda memenangkan persaingan?
Kuncinya supaya tidak terpengaruh dengan perusahaan obat yang membuat klinik adalah kepercayaan masyarakat. RS Hermina sekarang sudah dapat nama. Saya kira di survei SWA beberapa bulan lalu pun mengatakan untuk ibu dan anak, Hermina paling bagus. Ini yang kami pertahankan, mereka tetap percaya. Kepercayaan mereka menurut teori saya, dipengaruhi oleh tiga hal. Pertama, keterbukaan kami. Terus terang, jangan bohong. Dalam soal penyakit, kalau penyakit A ya A, tidak operasi ya tidak operasi, demikian juga obat, tidak berlebihan.
Kedua, komitmen kami kepada pasien. Contohnya, kalau janji praktik jam 5, jam 5 ada. Kalau janji operasi jam 5, ya jam 5 operasi. Tidak mengecewakan pasien. Kalau kami berjanji bertanggung jawab kepada pasien ya kami bertanggung jawab. Jadi, komitmen, keterbukaan dan kompetensi. Kami punya ilmu, keterampilan. Kalau ilmu dan keterampilan kecil, ya tidak akan dipercaya. Ini yang kami perhatikan agar pasien kembali lagi, loyal. Mutu pelayanan, senyum, sapa, service excellent itu tetap kami lakukan.
Bagaimana mengukur kesuksesan pemasaran RS Anda?
Memang kami punya standar mutu marketing. Kalau standar mutu marketing terpenuhi berarti berhasil. Dari sasaran angka. Ada standar semua yang harus dicapai.
Tidak pernah melakukan survei khusus, tetapi ketika berkunjung ke daerah-daerah, umumnya 40-50% orang setempat tahu. Misal saya baru mendarat, sopir taksi langsung tahu Hermina di mana. Saya rasa itu bisa menjadi contoh untuk menunjukkan.
Berapa daya tampung RS Anda? Berapa banyak rata-rata jumlah pasien RS Anda setiap bulannya?
Daya tampung berbeda-beda. Ada yang 50, ada yang mencapai 180. Rata-rata tahun 2013 ada lebih dari 7.200 pasien per hari. Rawat inapnya 828/hari. Itu terus mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, sekitar 10-15%. Sebelumnya di 2012, jumlah pasien per harinya sekitar 6.000-an.
Apakah ada data mengenai berapa persen RS Anda menguasai pangsa pasar?
Saya tidak tahu. Tetapi jumlah pasien kami itu tadi, lebih dari 7.200 pasien per harinya. Saya tidak tahu itu berapa persen. Saya kira masih kecil.
Target dan rencana ke depan?
Saya barusan tanda tangan untuk ekspansi ke Manado. Belum tahu untuk cabang ke berapa. Saat ini sudah 18, kami sudah membangun Semarang kedua bersama Solo, sudah menunggu Yogyakarta. Sabtu nanti ke Medan untuk MoU, Manado juga dan beberapa RS di sekitar yang hidup segan mati tak mau minta gabung dengan kami. Sasaran kami, tahun 2020 maunya 40 RS. Jadi tiap tahun 3-4 rumah sakit.
Untuk mencapai target tersebut tentu ada sasaran antara, misalnya RS harus jadi, kemudian yang tadinya kelas C jadi kelas B, tadinya kelas B jadi kelas A. Untuk RSIA, semuanya B. Kalau RS umum yang B baru satu, yang lain C. B itu artinya sub-spesialis.
Bagaimana pendapat Anda mengenai hasil riset kami yang menunjukkan bahwa RS Anda unggul untuk kategori RSIA?
Kami harus pertahankan, terima kasih atas hasil tersebut. Tetapi mempertahankannya tidak mudah. Jangan sampai turun. Dari segi rumah sakit ibu dan anak harus tetap leading. Saya kira kesempatan itu besar
Berkembang cukup besar tidak akan bisa jika mutunya jelek. Kalau mutunya jelek tidak akan dikenal. Kami ketika mau ekspansi ke daerah-daerah lain, tunggu dilamar. Investor dan dokter datang melamar. (***)
source :http://swa.co.id/business-strategy/management/investor-dan-dokter-datang-meminang-hermina-hospital-group-untuk-buka-cabang
Posted by
Riky Rey
Aug 28, 2015
Hermina Hospital Group Tak Gegabah Hadapi Gejolak Rupiah
Kuartal pertama tahun ini, berbagai industri dikejutkan dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Angka ini sempat menembus angka Rp 13.000 per dollar Amerika Serikat. Banyak pihak yang mengkhawatirkan rupiah yang terus melemah. Industri rumah sakit juga tak lepas dari kekhawatiran ini. Pasalnya, ada beberapa komponen penunjang pelayanan kesehatan yang masih diimpor dari luar.
Bagi Hermina Hospital Group (HHG), anjloknya rupiah hanya berpengaruh pada kenaikan alat kesehatan dan alat umum serta obat-obatan. Alasannya, kedua hal tersebut masih diimpor dari luar negeri. “Hermina Hospital Group masih belum merasa perlu melakukan tindakan antisipatif karena pengaruhnya tidak terlalu besar,” kata dr. Hasmoro, Direktur Utama Hermina Hospital Group di Jakarta kepada Marketeers beberapa waktu lalu.
Sama seperti industri lainnya, penetapan harga pada industri rumah sakit membutuhkan pertimbangan yang matang. Tentu, setiap rumah sakit memiliki kebijakan berbeda terkait hal ini. HHG selalu mengevaluasi tarif yang berlaku pada rumah sakit setiap tahunnya. Bagi HHG, menaikkan harga bukanlah hal yang bisa dilakukan dengan semena-mena.
Dalam menentukan harga, Hermina Hospital Group tidak menggunakan “kacamata kuda”. HHG juga mengamati kompetitor dalam menentukan harga. Hal ini bisa menjadi acuan untuk menempatkan harga yang diinginkan di tengah persaingan industri rumah sakit. “Dari semua faktor yang dijadikan pedoman dalam menetapkan harga, jasa dokter spesialis memegang porsi terbesar,” kata Hasmoro.
Banyak faktor yang menjadi penentu dalam menetapkan harga. HHG melihat besarnya inflasi per tahun menjadi salah satu yang wajib menjadi pertimbangan. Pertumbuhan ekonomi juga menjadi indikator penting yang dijadikan referensi dalam menetapkan besaran persentase kenaikan harga.
http://marketeers.com/article/hermina-hospital-group-tak-gegabah-hadapi-gejolak-rupiah.html
Posted by
Riky Rey
Aug 13, 2015
Bupati Resmikan RS Hermina Yogya
SLEMAN (KRjogja.com) - Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSi meresmikan RS Hermina Yogya di Maguwoharjo Depok Sleman, Senin (03/08/2015). Diharapkan, Rumah sakit yang merupakan anggota ke-22 dari Hermina Hospital Group (HHG) ini bisa jadi RS rujukan untuk pelayanan ibu dan anak.
Salah satu pendiri Hermina Hospital Group yang juga Direktur Utama PT Medika Loka Yogya dr Hasmoro menjelaskan, RS ini dibangun atas inisiatif para dokter yang ada di Yogyakarta. "Karena kita diminta untuk melakukan pengembangan disini, maka dibangunlah RS Hermina cabang ke-22 di Yogyakarta tepatnya di Kabupaten Sleman ini," ujarnya disela peresmian.
Menurutnya, saat ini HHG memiliki 4 RSIA yang berada di Jatinegara, Bogor, Bandung dan Tangerang Selatan. Sedangkan sisanya ialah RSU, antara lain tiga di Bekasi, dua di Tangerang, dua di Semarang juga ada satu di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Depok, Sukabumi, Bandung, Bogor, Tangerang Selatan, Palembang, Serang, Solo dan Yogyakarta.
Direktur RS Hermina Yogya dr Endang Pudjiastuti Mkes menambahkan, kini rumah sakit berlantai lima yang dibangun di atas lahan seluas 7.693 meter persegi itu memiliki 50 tempat tidur. Namun jika berkembang kedepannya bisa menampung hingga 150 tempat tidur."Awalnya kecil dulu, tapi nanti akan dikembangkan lagi tergantung kepercayaan masyarakat," jelas dr Endang.
Sementara itu, Sri Purnomo mengungkapkan, dengan diresmikannya RS tersebut maka ada 27 rumah sakit umum di Kabupaten Sleman. Dengan begitu, tingkat pelayanan kesehatan pada masyarakat juga semakin kompetitif. Meski demikian, Bupati meminta agar RS Hermina Yogya tetap memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat khususnya warga kurang mampu. (R-5)
sumber : http://krjogja.com/read/269685/bupati-resmikan-rs-hermina-yogya.kr
Posted by
Riky Rey
Jul 9, 2015
Perhargaan Hermina Hospital Group
Berikut adalah beberapa penghargaan yang telah diterima oleh Hermina Hospital Group, antara lain:
HHG Terima Piagam Penghargaan MURI
Pada tanggal 3 Oktober 2015, di Balai Sarbini Jakarta, Hermina Hospital Group (HHG) menerima piagam penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai rumah sakit yang Menyelenggarakan Lomba Balita Sehat (LBS) Berkesinambungan Terlama yang pada tahun 2015 sudah terlaksana 12 kali. Kegiatan LBS dan Fotogenik ke-12 tahun 2015 dilaksanakan secara serentak di 20 RS anggota HHG yang tersebar di seluruh Indonesia (Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Selatan). Piagam tersebut diserahkan oleh Wakil Direktur MURI Bapak Osman kepada Direktur Utama HHG dr. Hasmoro, di sela acara seminar Tumbuh Kembang Anak dengan pembicara Kak Seto, serta pengumuman pemenang LBS dan Fotogenik ke-12 HHG tahun 2015. –Anton-
Hermina Ciruas Juara I RS Sayang Ibu Sayang Bayi
Bertempat di ruang Hemodialisa RS Hermina Ciruas, pada tanggal 17 September 2015, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BKBPMP) Kabupaten Serang, Provinsi Banten Hj. Yayah Sunariyah, SPd, MSc, menyerahkan piala kepada RS Hermina Ciruas sebagai Juara I Rumah Sakit Sayang Ibu Sayang Bayi tingkat Kabupaten Serang tahun 2015, diterima oleh Manajer Pelayanan Medis RS Hermina Ciruas dr. Stefanus Andi Pranata. –Marketing RS HerminaCiruas-
HHG Terima Penghargaan Dari KARS
Untuk pertama kalinya, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) memberikan penghargaan kepada rumah sakit di Indonesia yang telah terakreditasi. Tahun ini, Hermina Hospital Group (HHG) terpilih sebagai rumah sakit yang terbanyak memperoleh akreditasi dari KARS, yakni 14 akreditasi PARIPURNA. Penghargaan tersebut diberikan oleh Plt. Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dr. Chairul Radjab Nasution, SpPD, K-GEH, FINASIM, FACP, MKes, kepada Direktur Utama HHG dr. Hasmoro pada acara Pertemuan Ilmiah dan Semiloka Nasional Tahunan Akreditasi Rumah Sakit tahun 2015 di Puri Agung Hotel Sahid Jaya Jakarta, 1 – 2 September 2015, dihadiri perwakilan dari seluruh rumah sakit se-Indonesia. –Anton-
HHG Raih Gold Champion of Indonesia WOW Brand 2014
Bertempat di Convention Center, Luwansa Hotel, Jakarta, pada tanggal 25 Juni 2014, Hermina Hospital Group (HHG) menerima penghargaan dari MarkPlus, "Gold Champion of Indonesia WOW Brand 2014", kategori Mother and Baby Hospital (Jakarta) B-Class. Penghargaan diterima langsung oleh Dirut HHG dr. Hasmoro dari Chief Operating Officer of MarkPlus, Inc. Taufik, didampingi oleh Founder & CEO of MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya. Acara ini diselenggarakan oleh MarkPlus Insight dan MajalahMarketeers. –Dep. Marketing HHG-
Hermina Terima Penghargaan Healthcare
Bertempat di Hotel Sangri-La Jakarta pada 7 Mei 2013, RSIA/RS Hermina yang berada di Jabodetabek, RSIA Hermina Pasteur Bandung, dan RS Hermina Pandanaran Semarang memperoleh Penghargaan Indonesia Healthcare Most Reputable Brand I dari Onbee (Healthcare Research), Hachiko-Net (Promotion Consultan), dan Majalah Swa. Penghargaan untuk kategori Rumah Sakit Ibu dan Anak ini diberikan berdasarkan survei yang dilakukan terhadap 2917 responden dari Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan. Penghargaan diterima oleh dr. Muhammad Nurussalam, MARS, yang mewakili Hermina. –Dep. Marketing HHG-
HHG Terima Penghargaan Dari MarkPlus Insight
Bertempat di Ritz Carlton Jakarta, pada 18 Maret 2013 Hermina Hospital Group (HHG) menerima penghargaan “Indonesia Service to Care Champion 2013” kategori Hospital Network dari MarkPlus Insight. Founder & CEO of Markplus Inc, Hermawan Kartajaya menyerahkan penghargaan tersebut kepada Direktur Medis HHG dr. Binsar Simorangkir, SpOG. Hadir pula Philip Kotler, seorang penulis buku marketing asal Chicago, Amerika Serikat, sekaligus memberikan ucapan selamat kepada dr. Binsar. –Dep. Marketing HHG-
THE BEST OF BANDUNG SERVICE EXCELLENCE CHAMPION
Penghujung tahun 2012 ini, RS. Ibu dan Anak Hermina Pasteur mendapatkan anugrah penghargaan sebagai THE BEST OF BANDUNG SERVICE EXCELLENCE CHAMPION pada Kategori Maternity Hospital dari Lembaga Riset MarkPlus Insight. Penghargaan ini langsung diberikan oleh CEO & Founder MarkPlus Inc., Bapak Hermawan Kartajaya pada hari Selasa 11 Desember 2012 di Grand Ballroom Hotel Trans Luxury, Bandung. Acara ini merupakan apresiasi atas prestasi yang dicapai olehbrand-brand perusahaan di Indonesia untuk mengukur performa kualitas layanan yang diberikan berdasarkan 3 (tiga) touch point yaitu pelayanan pada saat sebelum pembelian (pre purchase), pelayanan saat pembelian (purchase period), dan pelayanan setelah dilakukan pembelian (post purchase). Semoga senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. (YAE)
dr. Hasmoro Terima Penghargaan
Dalam pembukaan Kongres XII Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) yang belangsung diJakarta Conventional Center (JCC) pada 7 - 10 November 2012, panitia penyelenggara memberikan penghargaan tertinggi Paramakarya Paramahusada 2012 kepada Direktur Utama Hermina Hospital Group (HHG) dr. Hasmoro.
Penghargaan tersebut diberikan karena dr. Hasmoro dinyatakan berhasil membuat lapangan pekerjaan bagi sekitar 6000 karyawan, serta meningkatkan ekonomi kepada lebih dari 20.000 orang. Beliau juga berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui diklat yang telah disediakan. Sedangkan bidangCSR, dr. Hasmoro mengatakan bahwa kepedulian sosial HHG terhadap masyarakat luas tetap berjalan. –Dep. Marketing HHG-
HERMINA DAAN MOGOT TERBAIK I RS SAYANG IBU & BAYI
Bertepatan dengan HUT ke-485 kota Jakarta, pada 22 Juni 2012 dalam satu upacara di lapangan Monas, dihadiri pegawai dan pejabat DKI Jakarta, serta para undangan, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memberikan penghargaan Terbaik Pertama kepada RSU Hermina Daan Mogot melalui direkturnya, drg. I. Ichsan Hanafi, MARS, karena berhasil melaksanakan 10 langkah perlindungan ibu&bayi secara terpadu dan paripurna di wilayah Propinsi DKI Jakarta pada 2012. -Anton-
RS Hermina Depok Peringkat II Se-Jawa Barat
Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Pemerintah Propinsi Jawa Barat pada tanggal 22 Desember 2010 mengumumkan sejumlah rumah sakit yang meraih peringkat terbaik dalam Lomba Rumah Sakit Sayang Ibu Sayang Bayi. RS Hermina Depok terpilih sebagai rumah sakit terbaik peringkat II. Menurut Direktur RS Hermina Depok dr. W.F.P Kaunang, MARS, penghargaan tersebut akan lebih memotivasi segenap direksi dan karyawan untuk terus meningkatkan kinerja dalam melayani pasien secara profesional.–Marketing RS Hermina Depok/MK Hermina-08-
Hermina Terima Penghargaan
Pada tanggal 3 – 5 Desember 2010 di Denpasar Bali, dalam pertemuan Garda Medika Provider, RSIA/RS Hermina anggota Hermina Hospital Group (HHG) menerima penghargaan. RSIA Hermina Jatinegara menerima penghargaan Best Nurse, RS Hermina Depok menerima penghargaan Best Doctor Services dan Best Of The Best Provider, serta RSIA Hermina Pasteur Bandung menerima penghargaan Best Doctor.
Posted by
Riky Rey
Jul 8, 2015
Sejarah Hermina Hospital Group
Rumah Sakit Ibu dan Hermina Group berawal dari RSIA Hermina Jatinegara yang terletak di Jalan Raya Jatinegara Barat no. 126 Jakarta Timur. Didirikan pada tahun 1967 yang pada mulanya bernama Rumah Bersalin Djatinegara dengan kapasitas 7 tempat tidur, RB Jatinegara didirikan atas prakarsa dari Ibu Hermina Sulaiman. Pada tahun 1970 bekerjasama dengan Dr. Budiono Wibowo, seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan mengembangkan fasilitas pelayanan menjadi 13 tempat tidur dan mengganti nama RB Djatinegara menjadi RB Hermina. Atas dasar keinginan untuk mengembangkan RB ini, maka pada tahun 1983 dibentuk Yayasan Hermina. Yayasan Hermina ini kemudian mengajukan ijin untuk mendirikan Rumah Bersalin Hermina pada tanggal 25 April 1985 diresmikan berdirinya RSB Hermina. Penambahan lahan dan bangunan Rumah Sakit dilaksanakan mulai tahun 1991, sehingga RSB Hermina dapat dikembangkan menjadi RSIA Hermina. Dalam upaya untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat luas maka mulai 1996 RSIA dan RS Hermina mulai mendirilkan cabang-cabang di :
- RS HERMINA Bekasi pada 1997
- RS HERMINA Depok pada 2000
- RS HERMINA Daan Mogot pada 2002
- RSIA HERMINA Bogor pada 2002
- RSIA HERMINA Pasteur Bandung pada 2004
- RS HERMINA Pandanaran Semarang pada 2005
- RS HERMINA Tangkubanprahu Malang pada 2006
- RS HERMINA Sukabumi pada 2007
- RS HERMINA Tangerang pada 2008
- RS HERMINA Grand Wisata pada 2009
- RS HERMINA Arcamanik pada 2010
- RS HERMINA Galaxy pada 2010
- RS HERMINA Palembang pada 2011
- RSIA HERMINA Ciputat pada 2011
Posted by
Riky Rey
Profile Hermina Hospital Group
RSIA HERMINA group adalah RS swasta sosio-ekonomi yang mengkhususkan diri dalam bidang pelayanan spesialistik kebidanan penyakit kandungan dan kesehatan anak, serta ditunjang dengan unit-unit pelayanan spesialistik lain Dalam menjalankan fungsinya, RSIA HERMINA Group memberikan pelayanan kesehatan untuk wanita dan anak, pelayanan kesehatan diberikan secara optimal dan profesional bagi pasien, keluarga pasien dan dokter-dokter provider. Dalam upaya mencapai pelayanan yang optimal dan profesional ini, maka secara konsisten dan berkesinambungan manajemen RSIA HERMINA Group menjalankan program-program peningkatan mutu dan pengawasan pada semua bidang pelayanan untuk menunjang upaya peningkatan mutu pelayanan dibentuk Departemen Pengembangan RS dan Departemen Pendidikan dan pelatihan.
Berikut adalah visi, misi dan tujuan dari RSIA Hermina Group.
![]() |
| Hermina Hospital Group |
Posted by
Riky Rey
Subscribe to:
Posts (Atom)



